Alam semesta bukanlah garis lurus yang bergerak maju secara monoton, melainkan sebuahsiklus dinamis seperti napas. Dalam filsafat I Ching, 'Xiao' menggambarkan peningkatan energi yin dan penurunan energi yang; 'Xi' menggambarkan pertumbuhan energi yang dan kebangkitan kehidupan. Pola 'Xiao Xi Ying Xu' ini merupakan inti dari pergerakan alam semesta (Tian Xing).
Aturan Inti: Pengaturan, Dekorasi, Kacau, Kebangkitan Kembali
- Shi Ke dan Bi: Pembentukan tatanan dan dekorasi peradaban. Ketika dekorasi mencapai puncaknya (Penuh), kemewahan sering kali menutupi esensi sejati.
- Kua Bo (Yin Menggantikan Yang): Ketika lapisan dasar (yin) secara bertahap merusak lapisan atas (yang), situasi menjadi 'tidak menguntungkan untuk bergerak'. Kebijaksanaan para bijak adalah 'menyesuaikan dan berhenti', mengamati kondisi, serta menjaga kekuatan diri.
- Kua Fu (Hati Langit): Ketika Bo mencapai titik terendah, pasti akan muncul Fu. Pada saat Matahari Tenggelam, satu energi yang mulai muncul, melambangkan tekad kebangkitan yang paling mendalam di alam semesta.
Kutipan Terkenal: Orang bijak memahami siklus Xiao Xi Ying Xu, karena itu adalah hukum alam semesta.
Kalimat ini mengungkapkan kebijaksanaan tertinggi: jangan menolak keruntuhan secara buta, tetapi pahami pola perubahan antara naik dan turun. Saat penuh, waspada terhadap hal-hal kecil; saat kosong, bersabar menanti kebangkitan. Inilah ketaatan terhadap hukum alam semesta (Tian Xing).